Allah Brings You



Allah Membawamu


Setiap hari atau setiap waktu kita selalu bertemu dengan orang-orang baru. Apakah untuk waktu yang lama atau hanya sekedar tahu? Atau apakah ia akan menjadi orang penting yang ada di hidup kita atau hanya sebagai teman? Allah mempertemukanku dengan seseorang pria.
Awalnya tidak yakin dengan ia. Seiring waktu selama kami ngobrol saya merasa nyaman dan suka hehehe kita tidak pernah bertemu sebelumnya sampai saat dia datang ke Indonesia dan kita bertemu untuk pertama kalinya. Malam itu adalah malam yang membuat saya merasa bahagia selama saya disini.
Kita tidak pernah tahu apa maksud atau pelajaran apa yang akan kita dapat dari orang-orang yang datang di hidup kita. Kebahagian atau kesedihan yang akan kita dapat, yang saya tahu hari itu saya sangat bahagia seperti mimpi. Kebahagiaan berakhir seketika ketika dia bilang kita tidak perlu bicara lagi.
Hati ini hancur seperti saya tidak bisa mengontrol diri saya sendiri. Saya memintanya untuk tidak pergi tolong saya seperti mengemis kepanya untuk tetap berada disini dan tidak ada yang berubah diantara kita. Saya memaksanya. Ketika kamu memaksakan seseorang untuk mencintaimu atau tetap tinggal berada disisimu yang akan kamu dapatkan hanyalah permainan, kesediahan, tidak dianggap.
Saya masih menginginkannya waktu itu, saya berusaha untuk kembali seperti sebelumnya, saya bertanya apa salah saya kepadanya. Dia bilang saya adalah orang yang egois, emosional, dan bermuka dua. Saya tidak mengerti apa yang dia mau, dia menginginkan hal yang lebih dalam suatu hubungan pacaran, tapi saya ingin hubungan yang normal dan straight.
Dia adalah laki-laki pertama yang buat saya jatuh cinta karena bagaimana dia memperlakukan orang lain, yes dia punya kepribadian yang baik. Dia memaksa saya untuk melakukan hal dewasa, saya tidak bisa. Saya tahu batasan sampai mana seharusnya. Meskipun saya mencintainya, tapi saya lebih mencintai Tuhan saya dibandingkan cinta kepada manusia.
Saya memutuskan untuk menyerah karena saya tahu saya tidak bisa membuatnya bahagia. Sampai akhirnya saya melihatnya dengan seorang gadis. Berusahalah untuk ikhlas, saya belajar banyak dari pria ini. Terima kasih Tuhan karena telah memberikan kepadaku kesempatan untuk mengenalnya dan belajar banyak hal darinya, terima kasih karena telah melindungiku dari orang yang ingin berbuat jahat, terima kasih karena tanpanya mungkin aku tidak akan sedekat ini dekat denganMu.
Jadi, setiap orang yang kita temui akan memberikan pelajaran hidup entah itu suatu kebahagian atau kesedihan yang akan kita dapat, percayalah mereka akan membuat kita lebih baik meskipun itu membuat kalia lebih buruk tapi pada akhirnya mereka akan pergi dan membuat mu mengambil suatu pelajaran yang berharga. Jangan pernah takut untuk mengenal orang lain kehilangan seseorang yang kita percayai adalah bagian dari hidup yang akan dialami oleh setiap manusia. Belajarlah percaya dan mintalah kepada Tuhan agar mendekatkanmu dengan orang-orang yang baik. Terima kasih semoga bermanfaat.



Komentar