Assalamualaikum
temen-temen semua ..
Maaf ya
telat nge-post jadi minggu ini saya lagi kena musibah, alhamdulilah saya
dikasih sakit ditengah kesibukan kuliah. By the way bentar lagi saya bakal
menghadapi UTS sekitar 2 minggu lagi insyaallah mohon doanya ya guys. Hari ini
saya bakal membahas tentang sakit Thypus yapsss kemaren saya didiagnosa terkena
sakit tifus. Jadi hari kamis, 5 Oktober 2017 kemaren saya mengalami BAB ada
darahnya gitu habis tuh saya merasa lemas dan keringat dingin demam akhirnya
saya pergi ke klinik saya di kasih obat. Saya pikir saya sudah sehat ternyata
suhu badan saya naik turun sampai paling tinggi kemaren sekitar 38.9 derajat
celcius. Saya lemas banget selama lima hari sampai saya tahu kalo saya ternyata
terkena tifus.
Jadi apa sih tifus itu ? Tifus (tipes) atau demam
tifoid adalah penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri Salmonella
typhi dan umumnya menyebar melalui makanan dan minuman yang
telah terkontaminasi. Penyakit yang banyak terjadi di negara-negara berkembang
dan dialami oleh anak-anak ini dapat membahayakan nyawa jika tidak ditangani
dengan baik dan secepatnya.
Tifus dapat menular dengan cepat. Infeksi demam tifoid
terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang telah
terkontaminasi sejumlah kecil tinja yang mengandung bakteri. Pada kasus yang
jarang terjadi, penularan terjadi akibat terkena urine yang terinfeksi bakteri.
(dari http://www.alodokter.com/tifus
diakses tgl 13/10/2017 jam 19.33)
lalu apa saja gejala-gejala atau tanda seseorang terkena tifus ? Pengetahuan
untuk mengenali ciri-ciri atau gejala penyakit tipes penting diketahui agar
dapat ditangani dengan cepat sehingga tidak bertambah parah. Ciri-ciri sakit
tipes yang wajib Anda ketahui antara lain adalah sebagai berikut:
- Badan terasa tidak nyaman
Pada awal proses
infeksi bakteri salmonella typhi di dalam usus halus, pada umumnya terjadi
ciri-ciri sakit tipes berupa rasa tidak nyaman pada badan. Rasa tidak nyaman
ini berupa nyeri otot, badan lemah, letih, lesu, dan menurunnya
gairah/semangat. Penderita biasanya merasa mudah lelah walaupun tidak sedang melakukan
aktifitas yang berat. Pada umumnya penderita enggan untuk melakukan aktifitas
dan lebih memilih untuk berbaring di tempat tidur.
- Peningkatan suhu tubuh
Peningkatan suhu tubuh
atau panas tinggi merupakan ciri-ciri sakit tipes yang paling lazim ditemui.
Hal ini dikarenakan adanya peradangan yang ditimbulkan oleh bakteri salmonella
typhi yang menimbulkan respon tubuh berupa panas tinggi/demam. Demam pada
penyakit tipes dapat terjadi naik turun, puncak demam biasanya terjadi pada
malam hari. Suhu tubuh berkisar antara 38,5°C sampai 40°C. Jika terjadi demam,
pertolongan pertama yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan kompres pada
penderita atau memberikan obat penurun panas. Berikanlah minum
sebanyak-banyaknya, sebab selain dapat menurunkan panas, banyak minum air putih
juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan kuman penyakit.
- Pusing kepala
Pusing pada kepala
merupakan ciri-ciri sakit tipes yang biasanya datang menyertai demam. Pusing
diakibatkan oleh adanya proses infeksi yang mempengaruhi syaraf menuju otak
sehingga menimbulkan nyeri kepala/pusing. Pusing ini juga dapat terjadi hilang
timbul. Agar pusing berkurang maka sebaiknya penderita banyak beristirahat di
tempat tidur dan dapat mengkonsumsi obat pereda sakit kepala.
- Perut sakit
Ciri-ciri sakit tipes
yang berikutnya yaitu sakit pada perut. Sakit pada perut ini biasanya terjadi
pada perut sebelah kiri. Hal ini terjadi karena proses infeksi dan inflamasi
bakteri di usus halus sehingga menimbulkan gejala perut sakit. Pada beberapa kasus,
penderita dapat mengalami mual atau muntah. Sensasi yang dirasakan biasanya
berupa nyeri seperti ditusuk-tusuk.
- Terjadi diare atau konstipasi
Pada penderita dapat
terjadi ciri-ciri sakit tipes berupa diare atau sebaliknya terjadi
sembelit/konstipasi. Peradangan pada usus halus oleh bakteri salmonella typhi
dapat mengganggu kinerja usus dalam mencerna makanan sehingga timbul respon
tubuh berupa diare atau terjadinya konstipasi. Jika gejala ini terjadi maka
penderita sebaiknya diberi minum air yang banyak. Pemberian minum yang banyak
ini ditujukan untuk mencegah dehidrasi akibat potensi kekurangan cairan serta
melancarkan pencernaan apabila terjadi sembelit/konstipasi.
- Nafsu makan menurun
Penderita tipes
biasanya juga terjadi penurunan nafsu makan. Ciri-ciri sakit tipes ini juga
terjadi pada proses infeksi bakteri pada umumnya, terlebih lagi pada penyakit
tipes yang diserang adalah organ bagian pencernaan. Peradangan ini tentunya
menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut, mulut terasa pahit, apalagi jika ditambah
mual dan muntah. Pastinya penderita akan lebih tidak mempunyai nafsu makan.
Jika terdapat gejala ini, maka sebaiknya pada penderita tetap diberikan asupan
makanan sekalipun hanya sedikit. Berilah makanan dengan tekstur yang lembut
misalnya bubur, sehingga mudah dicerna oleh sistem pencernaan dan tidak
memperberat kerja usus yang sedang mengalami peradangan. Hindari makanan yang
pedas dan asam karena dapat menyebabkan infeksi bertambah parah.
- Nadi terasa lemah
Dengan adanya infeksi
bakteri salmoella typhi yang bersifat toksik turut mempengaruhi sistem kerja
jantung dimana denyutnya menjadi lebih lambat. Kondisi ini dapat dideteksi
dengan melambatnya pembuluh nadi/arteri. Keadaan ini juga dapat menyebabkan
penderitanya mudah lelah karena pasokan nutrisi ke seluruh jaringan menjadi
berkurang. Oleh karena itu perlu dipantau tanda-tanda vital penderita tipes
termasuk denyut nadi dan tekanan darahnya jangan sampai ngedrop karena dapat
berpotensi menimbulkan syok.
- Lidah kotor
Terjadinya proses
inflamasi pada penyakit tipes, menimbulkan ciri-ciri gejala tipes yang cukup
khas yaitu berupa lidah yang terlihat kotor/berwarna putih. Keadaan ini dapat
dilihat dengan jelas di cermin, karena terjadi perbedaan yang sangat mencolok
antara bagian pinggir lidah yang berwarna merah sedangkan pada bagian tengahnya
berwarna pucat/putih. Pada bagian tengah lidah biasanya juga terasa tebal.
- Hasil laboratorium
Untuk memastikan Anda
menderita tipes atau tidak, maka ciri-ciri penyakit tipes yang valid dapat
dideteksi melalui test laboratorium. Test ini biasanya akan dilakukan ketika
Anda periksa ke dokter dan dicurigai bahwa Anda menderita tipes. Test yang
dilakukan adalah untuk mendeteksi keberadaan bakteri salmonella typhi melalui pemeriksaan
sampel darah menggunakan test widal atau menggunakan pemeriksaan antibodi
IgM/IgG. Dokter biasanya juga akan melihat test darah rutin untuk mendeteksi
gangguan lain yang mungkin muncul atau kemungkinan munculnya diagnosa lain yang
mirip tipes seperti salah satunya adalah DBD (Demam Berdarah Dengue). Sumber : http://kesehatanaz.com/ciri-ciri-sakit-tipes-yang-perlu-anda-ketahui-dan-waspadai/
diakses tanggal 13/10/2017 jam 19.43
Setelah dibahas penyebab dan
gejala-gejalanya lalu bagaimana dengan tahap penyembuhan jika kita sudah
terlanjur terkena tifes, dari kata bu dokter kemaren saya dilarang makan pedes,
asem, makan yang halus-halus seperti bubur, harus banyak istirahat, minum obat
antibiotik jangan sampai lupa, makan harus yang sehat-sehat dan pastikan
makanan kita sehat dan higienis. Mungkin hanya segitu yang saya bisa sampaikan
ya teman-teman semoga bermanfaat selamat weekend keep healthy J


Komentar
Posting Komentar